Abstract :
Latar Belakang. Kanker adalah penyakit tidak menular yaitu karena
bertumbuhnya sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh dan merupakan
penyakit mematikan ke 2 setelah jantung dan strok. salah satu pengobatan kanker
yaitu kemoterapi merupakan obat sitotoksik yang dimasukan ke dalam tubuh
pasien memlaui intravena ataupun oral yang memiliki efek samping seperti
mual,muntah, nafsu makan menurun, rambut rontok, diare, pendarahan, lemas
sehingga mempengaruhi kualitas hidup pasien dan fungsionalnya.
Tujuan. Mengetahui gambaran kualitas hidup pasien kemoterapi di Rumah Sakit
Ken saras sehingga dapat memberikan perawatan yang tepat..
Metode. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitik
dan pengambilan sampling mengunakan purposive dengan mempertimbangkan
syarat inklusi dan eksklusi, didapatkan sample 62 responden.
Hasil. Hasil penelitian pada 62 responden didapatkan kualitas hidup domain
fisik dengan katagori sedang 31 orang (50%) , pada domain psikologi terdapat 2
orang (3,2%) pada katagori sangat baik dan paling banyak ada 29 orang (46,8%)
pada katagori sedang.Pada domain sosial katagori buruk 2 orang (3,2%) dan
sedang 29 orang (46,8%). Domain hubungan lingkungan paling sedikit pada
katagori sangat buruk dan buruk yaitu masing ? masing 1 orang ( 1,6%) dan 30
orang (48,4%) katagori baik.
Kesimpulan. Kualitas hidup pasien kemoterapi di Rumah Sakit Ken saras yaitu
buruk dan baik masing ? masing 1 orang (1,6%), cukup baik 28 orang (45,2%)
serta cukup buruk (51,6%).
Saran. Dengan hasil penelitian ini diharapakan perawat dapat memberikan asuhan
yang terbaik bagi para pasien yang manjalankan program pengobatan kemoterapi.
Kata kunci : kanker. Kemoterapi, kualitas hidup.