DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN NILAI SATURASI OKSIGEN SEBELUM DAN SESUDAH TINDAKAN SUCTION BRONCHIAL WASH MELALUI ENDOTRACHEAL TUBE (ETT) DIRUANG ICU RSUD MERAH PUTIH KABUPATEN MAGELANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PRATAMA, KHADI
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-10-18 02:36:37 
Abstract :
Latar Belakang: Pemasangan Endotracheal Tube (ETT) dapat mengakibatkan produksi sputum atau secret meningkat. Pasien dengan secret yang berlebih akan mengalami gangguan ventilasi udara. Suction adalah suatu metode untuk melepaskan sekresi yang berlebihan pada saluran nafas. Ditemukan perawat melakukan tindakan suction dengan menggunakan cairan NaCl 0,9% (bronchial wash) yang dimasukkan ke ETT. Saturasi oksigen adalah ukuran seberapa banyak presentase oksigen yang mampu dibawa oleh hemoglobin Tujuan: Mengetahui perbedaan saturasi oksigen sebelum dan sesudah tindakan suction bronchial wash melalui Endotracheal Tube (ETT). Metode Penelitian: Jenis Penelitian adalah Quasy Experiment dengan One Grup Pretest ? Posttest. Metode pengumpulan data berupa purposive sampling, yaitu sebanyak 17 responden dan menggunakan analisa bivariat dengan uji Paired t-Test. Hasil: Terdapat perbedaan nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah dilakukan tindakan suction bronchial wash melalui Endotracheal Tube (ETT diruang ICU RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang. Hasil uji Paired t-Test menunjukkan angka signifikasi yaitu 0.000 (p value >0.05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah dilakukan tindakan suction bronchial wash melalui Endotracheal Tube (ETT diruang ICU RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang. Saran: Penulis berharap agar perawat di Indonesia dapat menjadikan tindakan suction bronchial wash sebagai bahan evaluasi dalam upaya peningkatan kadar saturasi oksigen pada pasien yang terpasang Endotracheal Tube (ETT). Kata Kunci: Saturasi Oksigen, Bronchial Wash, Endotracheal Tube (ETT) 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo