Abstract :
Ulkus diabetikum merupakan gangguan pada kulit atau jaringan yang
ditandai dengan adanya nekrosis atau jaringan mati. Infeksi merupakan faktor risiko
utama terjadinya luka gangren. Infeksi pada luka gangren dapat menyebabkan sirkulasi
darah menurun, sepsis, dan bahkan kematian.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan modern dressing
dapat efektif mempercepat perkembangan penyembuhan luka pada pasien dengan
Diabetes Mellitus dengan Gangguan Integritas Jaringan yaitu ulkus diabetikum dengan
memberikan asuhan keperawatan dengan melakukan perawatan luka pada pasien di ruang
rawat inap di RSUD dr Gondo Suwarno.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan studi kasus dengan pengelolaan yang dilakukan
pada pasien dengan ulkus diabetikum yang mendapatkan perawatan di ruang rawat inap
di RSUD dr Gondo Suwarno dengan tahap nursing process dan pengelolaan pasien
selama waktu yang telah ditentukan. Penggunaan balutan luka yang lembap dapat
memberikan lingkungan yang baik bagi sel untuk melakukan proses penyembuhan luka
dan mencegah kerusakan atau cedera lebih lanjut.
Hasil: Penilaian pasien yang diselesaikan oleh peneliti dalam format SOAP. Masalah ini
telah teratasi pada pasien sesuai dengan kriteria hasil peneliti. Evaluasi dilakukan setelah
dilakukan pengelolaan dengan hasil yang terbukti efektif dalam penggunaan pendekatan
tersebut yaitu rasa nyeri berkurang, luka menyempit, jaringan baru mulai muncul, tidak
ada perdarahan, slough hilang, kulit di sekitar luka tidak kemerahan, kulit mati tampak
berkurang.
Simpulan: Perawatan luka dengan pendekatan modern dressing menurut penelitian yang
telah dilakukan terbukti dapat efektif mempercepat penyembuhan luka secara.