Abstract :
Latar Belakang : Kentang kukus adalah sumber karbohidrat yang sehat dan rendah lemak. Karbohidrat merupakan sumber utama energi bagi tubuh, dan kentang kukus memberikan energi tahan lama yang dibutuhkan tubuh. Maka dari itu, makan kentang kukus membantu kegiatan sehari-hari tanpa menambah beban lemak berlebih. Kentang rebus bukan hanya lezat, tetapi juga memberikan manfaat besar untuk kesehatan jantung. Kandungan potasium yang tinggi membantu menurunkan tekanan darah, sedangkan asam klorogenat dan kukoamines berperan dalam menjaga kestabilan tekanan darah. Tujuan : Mengetahui Daya Terima pada modifikasi Kentang Rebus dan Kentang Kukus sebagai pengganti sumber karbohidrat pada pasien Diabetes Melitus, Mengetahui Sisa Makanan di Rumah Sakit Budi Rahayu Pekalongan Metode : Uji Daya Terima, Sisa Porsi Makan Pasien, Uji Hedonik, Cek Kadar Gula Darah Sewaktu Sebelum & Sesudah Makan. Hasil : Kentang Rebus 100% habis di makan oleh pasien Diabetes Melitus dari hari I sampai dengan hari III, Kentang Kukus 100% habis di makan oleh pasien Diabetes Melitus dari hari I sampai dengan hari III Simpulan : Baik Kentang Rebus ataupun Kentang Kukus habis di makan oleh pasien juga dapat menurunkan kadar GDS (Gula Darah Sewaktu) pasien diabetes melitus. Rincian kandungan nutrisi dalam 100 gram kentang rebus yang memiliki 87 kalori ini terdiri dari 1% lemak, 91% karbohidrat, dan 8% protein. Hal ini membuktikan bahwa kentang rebus dapat menjadi sumber karbohidrat yang sehat dan rendah lemak. Mengukus kentang cenderung menghasilkan tekstur yang lebih kencang, sedangkan merebusnya seringkali menghasilkan tekstur yang lebih lembut. Waktu memasak: Merebus kentang biasanya memakan waktu lebih singkat dibandingkan mengukusnya, karena merebus kentang dengan cepat akan memasak kentang dalam air panas. Kandungan nutrisi kentang kukus 20 gram karbohidrat. 1,9 gram protein. 1,8 gram serat. 380 miligram kalium. Kata kunci : Kentang, Kentang Rebus, Kentang Kukus