DETAIL DOCUMENT
DRILL SKENARIO KASUS KLINIS BLS DAN ACLS SECARA PERIODIK DI RS PT. FREEPORT INDONESIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Sjahrir, Achmad
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-10-18 03:18:24 
Abstract :
Latar Belakang: In-Hospital Cardiac Arrest (IHCA) merupakan keadaan hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba yang terjadi di dalam rumah sakit dan membutuhkan pertolongan cepat. Bantuan Hidup Dasar (BLS) merupakan pertolongan pertama kepada korban IHCA dan dilanjutkan dengan Bantuan Hidup Tingkat Lanjut (ACLS) yang dapat meningkatkan angka keselamatan pasien. Tujuan: Pembuatan karya kinerja ini adalah untuk menjaga ketrampilan dan pengetahuan SDM dalam penanganan gawat darurat jantung. Metode: Pelaksanaan simulasi skenario kasus klinis dilakukan secara teratur 1 kali dalam seminggu, dengan dikembangkannya penggunaan manikin QCPR dan manikin full body yang tersambung dengan SimPad PLUS Laerdal Simulator, manikin QCPR dapat terhubung melalui bluetooth dengan smart ponsel, tablet, atau komputer desktop, dan juga penggunaan Full Body Manikin Leardal dengan SimPad PLUS simulator. Hasil: Dengan SimPad PLUS Simulator memudahkan penguji dalam membuat simulasi mendekati kasus sebenarnya yang bisa diatur tekanan darah, denyut nadi, EKG, suara jantung, suara paru-paru, bising usus, juga suara vokal. Semua intervensi, tanda-tanda vital, dan catatan terekam sesuai waktu dan akan disimpan dalam log data SimPad PLUS. File log SimPad PLUS dapat dilihat di perangkat SimPad PLUS atau di PC untuk refleksi dan debriefing pasca-simulasi. Setelah pelaksanaan drill simulasi klinis selesai dilakukan dibuat catatan pelaporan menggunakan formular penilaian yang sudah tersedia Simpulan: Dengan melakukan drill skenario kasus klinis berulang-ulang oleh tim diklat dari bulan Januari s/d Juni 2024 ke beberapa unit di RS PT. Freeport Indonesia sebanyak 16 dengan rata-rata skor 91,4% yang artinya tim resusitasi masih mampu mempertahankan ketrampilan dan pengetahuan terkait penanganan kedaruratan pasien dengan henti jantung. Penggunaan tehnologi QCPR dan SimPad PLUS mempermudah penguji membuat simulasi skenario klinis mendekati kasus nyata dan bisa mengevaluasi kualitas CPR secara terukur. Kata Kunci: Gawatdaruratan, BLS-ACLS, Ketrampilan dan Pengetahuan, Skenario 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo