Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Savanatussani, Savanatussani
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-02-03 06:37:40
Abstract :
Latar Belakang : Masyarakat masih menganggap HIV/AIDS pada stigma negatif sehingga kasus HIV di Indonesia terus meningkat hingga tahun 2016. Kabupaten Semarang merupakan wilayah kasus HIV yang terbanyak di Semarang pada tahun 2016 ditemukan sebanyak 82 kasus HIV dan 29 kasus AIDS. Salah satu strategi untuk pencegahan dan perawatan HIV/AIDS yaitu dengan Voluntary Kounseling and Testing (VCT). Hasil cakupan VCT di Puskesmas Pringapus pada tahun 2017 sebanyak 340 (65 %) dari 523 sasaran ibu hamil.
Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pemeriksaan VCT (Voluntary Counselling and Testing) di wilayah kerja Puskesmas Pringapus Kabupaten Semarang.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 66 orang diambil dengan metode Proportional Random Sampling dan Accidental Sampling. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan persentase dari variabel.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sejumlah 24 orang (36,4%), diikuti pengetahuan cukup berjumlah 22 orang (33,3%) dan pengetahuan kurang berjumlah 20 orang (30,3%). Serta Sebagian besar responden memiliki sikap positif sejumlah 36 orang (54,5%) dan bersikap negatif sejumlah 30 orang (45,5%).
Simpulan : Mayoritas responden berpengetahuan cukup (33,3%), dan kurang (30,3%) dan mayoritas responden bersikap positif (54,5%).