Abstract :
Latar Belakang : Pada sistem muskuskeletal menyebabkan perubahan postur
tubuh, posisi dan cara berjalan wanita hamil. Pembesaran perut dapat
menyebabkan panggul condong kedepan dan tulang belakang menjadi lordosis,
perubahan struktur ligament dan tulang belakang sering mengakibatkan
ketidaknyamanan kehamilan. Ibu hamil mengalami perubahan fisiologis yang
mengakibatkan ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III, salah satunya
adalah edema. Edema kaki terjadi akibat penekanan uterus yang menghambat
aliran balik vena dan tarikan gravitasi yang menyebabkam retensi cairan semakin
besar. Penggunaan rendam air hangat dapat dipadukan untuk lebih efektif
mengurangi edema kaki yaitu dengan kencur.
Tujuan penelitian : untuk mengetahui perbedaan edema fisiologis pada ibu hamil
trimester III sebelum dan sesudah diberikan rendam kaki dengan air kencur hangat
di Puskesmas Leyangan.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode
Quasi eksperimen (one group Pretest-posttest design). Populasi dalam penelitian
ini adalah 157 orang ibu hamil TM III , dengan jumlah sampel 44 orang. Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Intrument penelitian
menggunakan lembar observasi skala derajat edema fisiologis. Analisa data
mengunakan analisis bivariat uji wilcoxon.
Hasil : Hasil penelitian sebelum diberikan rendam kaki terdapat 36 responden
(81,8%) mengalami derajat II, sedangkan sesudah diberikan rendam kaki
responden mengalami derajat I sebanyak 31 responden (70,5%). Berdasarkan dari
analisis statsitik didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan
bahwa 0,000 lebih kecil dari 0,05 yaitu Ha diterima. Sehingga ada perbedaan
edema fisiologis pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah diberikan
rendam kaki dengan air kencur hangat di Puskesmas Leyangan.
Kesimpulan : Ada perbedaan edema fisiologis pada ibu hamil trimester III
sebelum dan sesudah diberikan rendam kaki dengan air kencur hangat di
Puskesmas Leyangan.
Kata kunci : Edema, rendam kaki, kencur, kehamilan