Abstract :
Latar belakang: Penyakit DBD merupakan salah satu masalah kesehatan
masyarakat yang utama di Timor-Leste. Angka Kejadian DBD di Timor Leste
pada tahun 2020-2022 dengan jumlah kasus kesakitan sebanyak 5.718. Angka
kesakitan di Kabupaten Dili tahun 2020 yaitu 815 penderita dengan kematian
orang (CFR=0,9%) dan pada tahun 2021 yaitu 672 penderita dengan kematian 8
orang (CRF=1,2%). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
hubungan tingkat pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit
DBD.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain case control study.
Populasi studi adalah seluruh penderita DBD di wilayah kerja Puskesmas Vera
Cruz. Jumlah sampel adalah 64 responden dengan 32 kasus dan 32 kontrol.
Teknik analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan
(p=0,05) dan untuk mengetahui besarhya resiko menggunakan odd ratio.Hasil:
Variabel yang terbukti berhubungan dengan kejadian DBD di wilayah kerja
Puskesmas Vera Cruz adalah penerapan 4M Plus p=0,001 (OR=6,600;
95%CI=2,208-19,728), pengelolaan sampah p=0,034 (OR=5,063;
95%CI=1,255-20,424), peran kader kesehatan P=0,000 (OR=21,211;
95%CI=2,565-175,404).
Simpulan: Penerapan 4M Plus, pengelolaan sampah, dan peran kader kesehatan
merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Peran serta
masyarakat diharapkan dengan peduli lingkungan dan perilaku untuk
meminimalisir kejadian DBD.
Kata Kunci : Lingkungan, Perilaku, Demam Berdarah Dengue
Kepustakaan : 43 (2008-2018)