Abstract :
Diabetes Mellitus Tipe II adalah Peningkatan gula darah yang
disebabkan oleh penurunan sekresi insulin oleh sel beta adalah tanda gangguan
metabolik. Masalah yang sering dirasakan oleh penderita Diabetes Melitus tipe 2
bisa diminimalkan bila penderita mempunyai pengetahuan tentang DM. Ulkus
adalah kondisi yang terjadi pada penderita diabetes mellitus karena kelainan
syaraf dan gangguan arteri perifer yang menyebabkan infeksi tukak dan kerusakan
jaringan kulit kaki. Melakukan perawatan luka adalah mempertahankan
kehilangan cairan jaringan dan kematian sel diminimalkan dengan
mempertahankan kehangatan dan kelembaban di sekitar luka untuk meningkatkan
penyembuhan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan
kondisi luka DM setelah dilakukan tindaakan perawatan luka pada pasien
Diabetes Mellitus. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif bentuk
studi kasus untuk mengeksplorasikan masalah asuhan keperawatan pada pasien
dengan Diabetes Mellitus tipe 2 di RSUD Pandan Arang Boyolali. Pendekatan
yang digunakan yaitu pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian,
diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Hasil: hasil
penelitian menunjukan pada pasien yang mengalami gangguan integritas kulit/
jaringan dengan perawatan luka didapatkan hasil luka sudah kering, badan
menjadi segar, hilangnya jaringan nekrotik/ jaringan mati. Dengan begitu,
perawatan luka tepat dalam meningkatkan proses kesembuhan pasien pada luka
ulkus DM. Simpulan : : Pemberian perawatan luka pada pasien Diabetes Mellitus
tipe 2 sudah efektif dalam proses penyembuhan luka DM.