DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN TENTANG TERAPI KOMPLEMENTER TERHADAP PENERAPAN TERAPI KOMPLEMENTER UNTUK MENGURANGI RASA NYERI PERSALINAN DIKOTA CIREBON
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Silviana, Zelda Rizmi
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2024-10-18 11:51:08 
Abstract :
Latar belakang : Nyeri dalam persalinan adalah suatu hal yang bersifat fisiologis akibat kontraksi otot rahim yang disertai rasa cemas, takut, dan tegang. Nyeri persalinan merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi wanita saat melahirkan, berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri persalinan baik secara farmakologis maupun nonfarmakologi. Namun penggunaan terapi farmakologi memicu terjadinya resiko yang merugikan bagi kesehatan ibu melahirkan sehingga banyak terapi non-farmakologi yang muncul dan berkembang dalam mengurangi nyeri akibat persalinan. Bagi banyak bidan dan wanita pada umumnya pelayanan kebidanan komplementer adalah pilihan terbaik untuk mengurangi intervensi medis saat hamil dan melahirkan sehingga di harapkan dengan pengetahuan bidan yang baik terhadap terapi komplemeter dapat diterapkan dalam mengatasi nyeri persalinan. Metode: Desain penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh seluruh bidan keanggotaan IBI Kota Cirebon, sampel yang diteliti sebanyak 88 bidan diambil menggunakan metode purposhive sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square yang diolah dengan program pengolahan data SPSS. Hasil : Hasil penelitian menunjukan sebanyak bidan yang mempunyai kategori tingkat pengetahuan Baik (95,45%) dan penerapan terapi komplementer sebanyak (54,54%). tidak ada hubungan yang bermakna terhadap pengetahuan dan penerapan terapi komplementer dalam mengatasi nyeri persalinan oleh bidan di wilayah Kota Cirebon dengan p value = 0,224 (a=0,05). Simpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan bidan yang baik terhadap terapi komplementer tidak berkorelasi dengan nilai penerapan dalam mengatasi nyeri persalinan sehingga diperlukan re-sosialisasi dan upaya lain untuk merevitalisasikan kembali terapi komplementer sebagai bagian dari pelayanan kebidanan. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo