DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD UNGARAN TAHUN 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Kusdianingrum, Hesti
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-02-03 06:57:54 
Abstract :
Latar Belakang : Preeklmasia dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang membahakan bagi ibu dan janin, sehingga dapat menimbulkan kematian. Kejadian preeklamsia di RSUD Ungaran mengalami peningkatan pada tahun 2017 sebanyak 42 kasus dan tahun 2018 sebanyak 50 kasus. Hasil studi pendahuluan dari 15 persalian dengan preeklmsia ditemukan 5 ibu bersalin berusia >35 tahun, 4 ibu nulipara dan 1 ibu grandemultipara. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia dan paritas dengan kejadian preeklamsia. Metodologi : Penelatian ini merupakan penelitian analitik karena bertujuan mengetahui hubungan antara variabel usia dan paritas ibu dengan kejadian preeklamsia. Metode penelitian case-contol.Sampel 1:1 sebanyak 100 ibu bersalin. Teknik sampel kasus dilakukan secara total sampling serta teknik sampel pada kontrol dengan syatemic random sampling. Data sampel diambil dari data sekunder yaitu rekam medis. Hasil : Penelitian ini didapatkan kejadian preeklmasia pada ibu bersalin usia <20 dan >35 tahun 15 orang (71,4%). Kejadian preeklamsia pada nulipara dan grandemultipara 19 orang (67,9%). Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara usia dengan kejadian preeklamsia (p-value=0.027;OR=3.143). Terdapat hubungan antara paritas dan kejadian preeklamsia (p-value=0.026;OR=2.792) Kesimpulan : Terdapat hubungan usia dan paritas dengan kejadian preeklamsia pada ibu bersalin di RSUD Ungaran tahun 2018. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo