Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Prabaningrum, Titis Dwicahya
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2024-10-19 11:54:56
Abstract :
Latar belakang: Gizi mempengaruhi pertumbuhan balita. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan balita salah satunya adalah perilaku pemberian makan. Pemberian makan dilihat dari jenis makanan, jumlah makanan dan Jadwal Makan. Perilaku pengasuh yang memahami jenis makanan, jumlah makanan dan jadwal makan dalam pemberian makan akan memberikan makanan sesuai dengan umur balita. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku pengasuh anak balita usia 25-59 bulan terhadap outcome gizi pada balita. Metode:Jenis penelitian yang digunakan adalah kuntitatif dengan pendekatan cross sectional Correlation. Populasi penelitian ini adalah pengasuh balita di Puskesmas Gunungpati kota Semarang yang berjumlah 148 ibu. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data diolah menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil : Perilaku pengasuh balita di Puskesmas Gunung Pati yang sudah tepat berjumlah 58 (96,7%), dan tidak tepat berjumlah 2 (3,3%). Status balita yang baik berjumlah 49 (81,7%), buruk berjumlah 3 (5,0%), kurang berjumlah 4 (6,7%). Dan lebih berjumlah 4 (6,7%). Tinggi badan balita di Puskesmas Gunung Pati Semarang normal berjumlah 50 (83,3%) dan pendek berjumlah 10 (16,7%). Berat badan balita kategori gemuk berjumlah 7 (1,7%), kurus berjumlah 4 (6,7%), kurus sekali berjumlah 9 (15%), dan normal berjumlah 40 (66,7%). Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku pengasuh balita di Puskesmas Gunung Pati Semarang terdapat hubungan dengan outcome status gizi.