Abstract :
Salah satu penyebab kematian tertinggi pada ibu hamil selain pendarahan adalah preeklampsia yang merupakan kondisi sebelum terjadinya eklampsia dan paritas merupakan salah satu faktor risiko preeklampsia.Paritas 2-3 merupakan paritas yang paling aman jika ditinjau dari kasus kematian ibu. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritasdengan kejadian preeklampsia di RSUD Kesesi Kabupaten Pekalongan. Penelitian kuantitatif desain analitik dengan pendekatancase control, populasi kasus 56 ibu hamil preeklampsiadandiambilsebagaisampelsecarakeseluruhandan populasi kontrol 181 ibu hamil tidak preeklampsiadenganpemilihansampel kontrol 56 respondenyang diambilsecara random sampling sesuai kriteria inklusi daneksklusi. Penentuan pre eklamsisesuaidengan diagnose di rekam medis.purposive samplingberdasarkan data sekunder berupa data rekam medis yang diujikanmenggunakan uji Chi Square Preeklamsia di RSUD Kesesi 2023 adalah sebanyak 56 kasus (23,6%).Mayoritas respondenparitasnyatidak berisikosebanyak 61 responden (54,5%).Hasilmenunjukanadahubunganantaraparitasdengankejadianpreeklamsia dg ? 0,014.Ibu hamil dengan paritas lebihdaritiga memiliki risiko 2,59 kali mengalami preeklampsia dibandingkan ibu hamil dengan paritas satusampaitiga.Diharapkanuntukdapatdirencanakankehamilanpadaparitasdibawahempatdanun tukibuhamildenganparitasempatkeatasmakaibu hamil untuk melakukan ANC (Antenatal Care) lebihintensif di fasilitas kesehatan.