Abstract :
L?t?r Bel?k?ng: Common cold merupakan gangguan saluran pernafasan atas yang paling sering mengenai anak dan anak. Anak yang masih sangat muda akan sangat mudah tertular, penularan masih tetap terjadi karena seseorang yang batuk pilek akan sering memegang hidungnya karena rasa gatal atau membuang ingusnya. Salah satu metode non farmakologi untuk menurunkan keluhan batuk pilek pada balita adalah pijat common cold. Studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada tanggal 26 Mei 2023 didapatkan jumlah anak usia 0-5 tahun yang mengalami batuk pilek datang berobat pada bulan Mei 2023 sebanyak 156 anak, dari 322 anak. Peneliti?n ini bertuju?n untuk menget?hui efektifitas pijat common cold dalam mengurangi keluhan batuk pilek pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan. Metode: Jenis peneliti?n menggun?k?n pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Popul?si peneliti?n ?d?l?h balita usia 2-3 tahun dengan diagnosis batuk pilek di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan d?n teknik peng?mbil?n s?mpel menggun?k?n purposive s?mpling seb?ny?k 16 or?ng. Pengumpul?n d?t? menggun?k?n lembar observasi. ?n?lisis d?t? ?d?l?h ?n?lisis univ?ri?t d?n ?n?lisis biv?ri?t menggun?k?n uji wilcoxon. H?sil: Gambaran keluhan batuk pilek sebelum diberikan pijat common cold pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan didapatkan nilai Mean sebesar 5,63. Gambaran keluhan batuk pilek setelah diberikan pijat common cold pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan didapatkan nilai Mean sebesar 1,13. Hasil uji statistik wilcoxon diperoleh ? value (0,000) < ? (0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima. Simpul?n: Pijat common cold efektif dalam mengurangi keluhan batuk pilek pada balita di UPTD Puskesmas Mekar Sari Balikpapan.