Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga
dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di Puskesmas Terilolo,
Distrik Baucau, Timor Leste. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari
pasien skizofrenia yang terdaftar di Puskesmas Terilolo, yang dipilih secara
purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi
sebelumnya, dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil
analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden menerima
dukungan keluarga yang tinggi. Berdasarkan karakteristik umur terdapat 17
responden (17,9%) yang berumur 40-56 th, 47
responden ( 49,5%) yang berumur 56-65 th, 31 responden (43,7%) yang
berumur >65 th. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil Heryanto & Meliyanti
(2016), yang menyatakan bahwa bertambahnya usia dapat secara efektif
menyebabkan peningkatan penyakit. Analisis bivariat dengan uji chi-square
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan
kepatuhan minum obat (p < 0,05). Pasien yang menerima dukungan keluarga
yang tinggi lebih cenderung patuh dalam menjalani terapi pengobatan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dukungan keluarga berperan
penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien skizofrenia terhadap
pengobatan. Oleh karena itu, intervensi yang melibatkan keluarga dalam proses
perawatan pasien skizofrenia perlu dipertimbangkan sebagai bagian integral
dari strategi pengobatan.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Skizofrenia,
Analisis Univariat, Analisis Bivariat.