Abstract :
Latar Belakang: Meningkatnya angka kejadian diabetes melitus disebabkan oleh
manajemen diabetes yang buruk sehingga menimbulkan risiko kerusakan saraf,
selain itu 15% pasien diabetes mengalami ulkus kaki dan 12-24% pasien mengalami
ulkus kaki, ulkus kaki diabetik memerlukan amputasi. Ulkus kaki (ulkus
diabetikum) merupakan masalah umum dan komplikasi serius yang terjadi pada
pasien diabetes, selain komplikasi yang terjadi pada ginjal, mata dan sistem
kardiovaskular. Upaya pencegahan oleh keluarga menjadi penting terhadap
timbulnya luka pada pasien diabetes melitus karena peran keluarga sangatlah vital
dalam mengelola penyakit tersebut. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi
pengetahuan tentang pencegahan luka diabetes melitus pada anggota keluarga
pasien diabetes melitus.
Metode: Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif yang berfungsi
mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti, dan
menggunakan analisis univariat. Penelitian menggunakan total sample jumlah
sampel pada penelitian ini sebanyak 29 orang.
Hasil: Gambaran Pengetahuan Anggota Keluarga Pasien DM; pengetahuan baik
yaitu sejumlah 22 responden (75,9%), sedangkan sebagian kecil adalah
pengetahuan kurang sejumlah 7 responden (24,1%). Gambaran Pengetahuan
Keluarga Tentang Pencegahan Luka DM; sub-variabel yang paling dominan
adalah; pengetahuan deteksi awal sejumlah 23 orang (79,3%). Dan kategori
pengetahuan kurang untuk sub-variabel pengetahuan perubahan sensorik sejumlah
18 orang (62,1%).
Simpulan: bagi keluarga diharapkan adanya upaya-upaya untuk mempertahankan
dukungan keluarga terhadap pencegahan terjadinya ulkus penderita Diabetes
Melitus dalam menjalani perawatan secara rutin dan selalu mematuhi program diet
dan pengobatan.
Kata Kunci: Pengetahuan Diabetes Melitus, Pencegahan Luka Ulkus.
Kepustakaan: (2013 ? 2024)