Abstract :
Latar Belakang : Mual muntah merupakan hal yang sering terjadi pada ibu hamil
dan prevalensinya cukup besar mencapai 90%. Mual muntah dapat menyebabkan
masalah kesehatan ibu dan menyebabkan dehidrasi parah serta membahayakan
kondisi bayi, untuk itu perlu penanganan non farmakologis salah satunya
menggunakan akupresur, tetapi masih banyak ibu hamil yang tidak mengetahui
teknik akupresur untuk mengurangi mual muntah sehingga perlu adanya
penyuluhan untuk memberikan dan mengajarkan teknik akupresur pada ibu hamil
trimester I yang mengalami mual muntah.
Tujuan penelitian : mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat
pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil di
Klinik Ibnu Sina Balikpapan.
Metode Penelitian : Penelitian ini termasuk pada penelitian quasi eksperimen,
dengan pendekatan rancangan desain one group pretest ? posttest design. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh ibu trimester I di yang berobat ke Klinik Ibnu
Sina dengan keluhan mual muntah pada bulan Mei-Juni 2024 sebanyak 26 orang.
Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan consecutive sampling dengan
jumlah sampel sebanyak 15 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi mual
muntah pada ibu hamil trimester I sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar
kurang yaitu 86,7%. Tingkat pengetahuan tentang akupresur untuk mengurangi
mual muntah pada ibu hamil trimester I sebelum diberikan penyuluhan sebagian
besar baik yaitu 80%. Ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan
tentang akupresur untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil di Klinik Ibnu
Sina Balikpapan (p value 0,000).
Simpulan : Penyuluhan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan akupresur
untuk mengurangi mual muntah ibu hamil.
Kata kunci : Penyuluhan, Pengetahuan tentang Akupresur, Mual Muntah, Ibu
Hamil