Abstract :
Latar Belakang: Mual merupakan suatu rasa yang tidak menyenangkan yang biasanya menyebar
ke bagian belakang tenggorokan, epigastrium atau keduanya dan memuncak pada muntah.
Aromaterapi lemon mengandung bahan yang dapat membunuh bakteri meningokokus dan tifus,
memiliki efek antijamur, efektif menetralkan bau tak sedap, memiliki efek anticemas, depresan
dan penghilang stres, serta meningkatkan dan memfokuskan pikiran.
Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada
Ibu hamil Trimester I di Poli Kebidanan RSUD Ratu Aji Putri Botung.
Metode: Quasi Experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test design tanpa
kelompok kontrol. Sampel menggunakan total sampling sebanyak 16 orang ibu hamil trimester I,
dengan analisis Uji Parametrik (T-Test).
Hasil: Mual muntah sebelum dilakukan aromaterapi lemon; paling banyak ibu hamil yang
mengalami mual muntah berat dengan jumlah 7 responden (43,8%). Mual muntah setelah
dilakukan aromaterapi lemon; paling banyak ibu hamil yang merasa mual muntah ringan dengan
jumlah 8 responden (50%). Uji normalitas data dengan uji Shapiro-Wilk diperoleh angka
signifikansi pretest dan posttest pada mual muntah adalah 0,056 (sig > 0,05). Hasil uji statistik
Independent Samples Test diperoleh nilai p-value = 0,010 atau lebih kecil dari nilai ? (0,05).
Disimpulkan bahwa Ho ditolak artinya terdapat efektivitas aroma terapi lemon dalam mengurangi
mual muntah pada Ibu hamil Trimester I di di RSUD Ratu Aji Putri Botung.
Simpulan: Diharapkan bagi ibu hamil supaya ibu hamil yang mengalami mual muntah untuk dapat
menggunakan aromaterapi lemon untuk menurunkan frekuensi mual muntah.
Kata Kunci: Aromaterapi Lemon, Mual Muntah, Ibu Hamil Trimester I
Kepustakaan: (2009 ? 2023)