DETAIL DOCUMENT
Hubungan Lingkar Pinggang Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Lansia Dengan Dm Di Puskesmas Pandu Senjaya
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Wulandari, Tanty Anggi
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-10-22 01:41:31 
Abstract :
Latar belakang: Indonesia merupakan salah satu dari 10 besar negara dengan jumlah penderita DM terbanyak. Peringkat ini diprediksi akan naik dua tingkat (menjadi peringkat ke-5) pada tahun 2025 dengan perkiraan jumlah penderita 12,4 juta jiwa. Salah satu faktor yang mempengaruhi dapat terjadinya DM adalah status gizi baik obesitas maupun obesitas sentral. Obesitas sentral dapat dilihat dari pengukuran rasio lingkar pinggang. Pencapaian status gizi yang baik selalu dikaitkan dengan kadar glukosa darah penderita DM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Puskesmas Pandu Senjaya. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional survey. Populasinya yaitu seluruh lansia yang menderita DM di Puskesmas Pandu Senjaya pada bulan Maret-april 2024 sejumlah 58 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 58 responden dengan teknik total enumerative sampling. Hasil: Hasil dari penelitian ini yaitu lansia yang memiliki lingkar pinggang dengan kategori normal sejumlah 27 lansia dan tidak normal sejumlah 31 lansia. Sebagian besar lansia di Puskesmas Pandu Senjaya besar lansia memiliki GDS buruk sebanyak 38 lansia (65.5%). Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Puskesmas Pandu Senjaya dengan nilai p value 0.033 (<0.05). Saran: Disarankan kepada lansia agar menjaga pola makan, meningkatkan aktifitas fisik, dan mengelola manajemen stres sehingga terhindar dari obesitas yang berakibat terkena berbagai penyakit salah satunya DM. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo