Abstract :
Keluarga menjadi faktor penting dalam pemeliharaan kesehatan khususnya
pencegahan hipertensi, karena dengan adanya dukungan keluarga sangat
membantu dalam mengatasi masalah hipertensi. Untuk dapat mengatasi hal
tersebut, keluarga membutuhkan perawat atau tenaga kesehatan dalam melakukan
pencegahan untuk mencapai kesehatan yang maksimal. Hipertensi atau tekanan
darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik diatas 140mmHg serta
darah diastolic lebih dari 90mmHg atau tekanan darah yang melebihi 140/90
mmHg secara kronis. Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang dipengaruhi
oleh pola hidup yang kurang sehat seperti kurang tidur, obesitas, merokok,
konsumsi alkohol, dan kurang aktivitas fisik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengeloaan manajemen kesehatan
tidak efektif dengan edukasi kesehatan pada keluarga tahap perkembangan dewasa
dengan hipertensi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode
deskriptif berbentuk studi kasus. Dengan teknik pengambilan data yang dilakukan
melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Berdasarkan proses
keperawatan yang telah dilakukan pada pengkajian Tn. N memiliki hipertensi tapi
tidak menjalankan pengobatannya dan masih mengkonsumsi makanan yang
sembarangan, merokok dan jarang melakukan aktivitas olahraga.
Kemudian setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 3x24 jam masalah
manajemen kesehatan tidak efektif teratasi dibuktikan dengan klien dan keluarga
mengatakan paham tentang cara untuk mengontrol tekanan darah seperti nutrisi
yang harus dikonsumsi dan aktivitas yang harus dilakukan dan mampu menjawab
pertanyaan yang diajukan penulis.
Saran bagi keluarga adalah mampu untuk mengoptimalkan perawatan kesehatan
keluarga dengan masalah manajemen kesehatan tidak efektif pada tahap
perkembangan keluarga usia dewasa yang memiliki hipertensi dengan cara
mengubah pola hidup yang sebelumnya tidak sehat menjadi pola hidup yang lebih
sehat.