DETAIL DOCUMENT
PENGELOLAAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DENGAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) DI RSUD DR. GONDO SUWARNO UNGARAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rani Zulianto, Firda Sakha
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-10-22 02:26:11 
Abstract :
Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular. Penyebab utama PPOK adalah kebiasaan merokok. PPOK sebagai penyakit yang dapat diobati dan dicegah dengan beberapa efek ekstra pulmonal yang memberi kontribusi keparahan penyakit. Tujuan penulisan ini untuk memberikan gambaran pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dengan kasus PPOK. Dalam studi kasus ini bermaksud menggambarkan pengelolaan bersihan jalan nafas tidak efektif dengan fisioterapi dada pada Tn. K. dengan melakukan tindakan fisioterapi dada menggunakan teknik postural drainase, clapping, vibrasi dada, dan batuk efektif. Pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dengan tindakan keperawatan dengan memonitor pola nafas, memonitor bunyi napas, memonitor sputum, memposisikan pasien semi fowler/fowler, melakukan fisioterapi dada. Setelah dilakukan tindakan selama 3 hari penulis memperoleh hasil pasien dapat melakukan batuk efektif, sputum bisa keluar sedikit lebih banyak, tidak sesak napas, suara tambahan masih ada, frekuensi nafas membaik, pola nafas 14 U n i v e r s i t a s N g u d i W a l u y o membaik. Masalah bersihan jalan nafas tidak efektif teratasi sebagian. Tidak terjadi komplikasi lain akibat penyakit yang diderita pasien. Saran bagi pasien dan keluarga pasien diharapkan dapat membantu pasien dengan melakukan intervensi mandiri yang telah diajarkan untuk pengelolaan bersihan jalan nafas tidak efektif 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo