Abstract :
L?t?r Bel?k?ng: Mual muntah lazim terjadi dalam kehamilan, sekitar 50% wanita hamil
mengalami mual ringan saat bangun tidur sampai mual di sepanjang hari disertai dengan
sedikit muntah, selama pertengahan pertama kehamilan. Umumnya keluhan mual muntah
berkurang setelah minggu ke 12 sampai ke 14 kehamilan, bersamaan dengan kemampuan
plasenta mengambil alih dukungan untuk perkembangan embrio. Namun mual dan
muntah pada kehamilan dapat terjadi secara menetap dengan frekwensi muntah lebih dari
5 kali dalam sehari dan dapat disertai penurunan berat badan (>5% dari berat badan
sebelum hamil) disebut juga dengan Hiperemesis Gravidarum.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain Cross Sectional, dengan
menggunakan data sekunder. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah
Analisis Univariat. Populasi dan sampel adalah 67 orang ibu hamil yang mengalami
hyperemesis gravidarum. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling.
H?sil: Gambaran karakteristik hiperemesis gravidarum berdasarkan umur responden yang
lebih dominan mengalami hiperemesis gravidarum adalah di umur tidak beresiko (20-35)
tahun sebanyak 42 orang (62,7%), dan beresiko (<20 Thn & >35 Thn) sebanyak 25 orang
(37,3%). Pada paritas yang lebih dominan mengalami hiperemesis gravidarum adalah
primigravida sebanyak 49 orang (73,1%), sedangkan yang multi sebanyak 18 orang
(26,9%). Pada usia kehamilan responden yang lebih dominan mengalami hiperemesis
gravidarum adalah di usia kehamilan 0-16 minggu sebanyak 41 orang (61,2%). yang > 16
minggu sebanyak 26 orang (38,8%).
Kesimpulan: Dari hasil analisa dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat di ambil
kesimpulan : pada umur responden yang lebih dominan mengalami hiperemesis
gravidarum adalah di umur 20-35 tahun sebanyak 42 orang (62,7%, pada paritas yang
lebih dominan mengalami hiperemesis gravidarum adalah primigravida sebanyak 49
orang (73,1%), pada usia kehamilan responden yang lebih dominan mengalami
hiperemesis gravidarum adalah di usia kehamilan 0-16 minggu sebanyak 41 orang
(61,2%).
Kata Kunci : Paritas, Umur, Usia Kehamilan, Hiperemisis Gravidarum