Abstract :
Latar Belakang : Data gambaran penyebaran penyakit Campak dan Rubella lima
tahun terakhir menunjukkan 70% kasus tersebutterjadi pada usia <15 tahun,
sedangkan usia 15-19 tahun angka kejadian Rubella menurun. Jumlah kasus ini
diperkirakan masih lebih rendah dibanding angka sebenarnya dilapangan,
mengingat masih banyaknya kasus yang tidak dilaporkan (Kemenkes RI, 2017).
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu
tentang vaksin MR (Measles Rubella) dengan minat keikutsertaan vaksin MR
(Measles Rubella) di Posyandu Desa Keji Kecamatan Ungaran Barat.
Metode : Design penelitian ini deskriptif korelatif dengan teknik sampling
accidental sampling, jumlah populasi 145 ibu posyandu dan sampel 60 responden.
Hasil : Tidak ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Vaksin MR (Measles
Rubella) dengan Minat Keikutsertaan Vaksin MR (Measles Rubella) di Posyandu
Desa Keji Kecamatan Ungaran Barat (p-value = 1,000, ? = 0,05). Tidak ada
hubungan antara tingkat pendidikan Ibu dengan minat keikutsertaan Vaksin MR
(Measles Rubella) di Posyandu di Desa Keji Kecamatan Ungaran Barat (p-value
= 0,450, ? = 0,05).
Saran : Diharapkan agar orangtua dapat mengantarkan anaknya untuk mendapat
imunisasi secara lengkap ke pelayanan kesehatan terdekat sehingga anak-anak
dapat terlindungi dari berbagai penyakit.