DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERBAHAN PANGAN LOKAL PADA BALITA STUNTING DI DESA TANJUNG DAN DESA KALIJAMBE KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
SETIYANINGSIH, SRI
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-10-24 03:35:04 
Abstract :
Berdasarkan SSGI 2022, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,6%. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal berpotensi untuk meningkatkan asupan yang defisit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan asupan energi dan zat gizi makro sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada balita stunting di Desa Tanjung dan Desa Kalijambe. Metode : Penelitian ini merupakan eksperimental semu dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Populasi penelitian sebanyak 264 balita. Sampel sebanyak 13 balita stunting yang diambil dengan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi diberikan selama 90 hari. Pengambilan data asupan energi dan zat gizi makro menggunakan formulir food recall 1x24 jam, yaitu 1 kali sebelum intervensi dan 1 kali setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil : Terdapat perbedaan asupan protein sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal (p-value 0,006). Rerata asupan protein sebelum intervensi yaitu 25,96±10,13 gram dan rerata setelah intervensi yaitu 39,25±13,46 gram. Namun, tidak terdapat perbedaan asupan energi, asupan lemak, dan asupan karbohidrat sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal, meskipun terjadi peningkatan asupan energi, asupan lemak, dan asupan karbohidrat setelah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal (p>0,05). Simpulan : Terdapat perbedaan asupan protein, namun tidak terdapat perbedaan asupan energi, asupan lemak, dan asupan karbohidrat sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada balita stunting di Desa Tanjung dan Desa Kalijambe. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo