DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN STATUS GIZI SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) LOKAL PADA BALITA STUNTING DI DESA KALIJAMBE DAN DESA TANJUNG KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Putri Alia, Anissa
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-10-24 03:45:27 
Abstract :
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 kasus stunting di Kabupaten Semarang berada di angka 18,7%. Salah satu program untuk menangani masalah tersebut adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan dasar lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan status gizi sebelum dan sesudah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal pada balita stunting di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pre-test and post-test group. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling sejumlah 14 balita berusia 12-59 bulan di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang yang diberikan PMT lokal selama 90 hari. Pengambilan data berat badan dengan timbangan injak digital dan tinggi badan dengan stadiometer. Hasil : Terjadi perubahan berat badan dengan selisih rata-rata 300 gram, tinggi badan dengan selisih rata-rata 2,7 cm, indikator BB/U dengan selisih rata-rata z- score 0,15, indikator TB/U dengan selisih rata-rata z-score 0,2, indikator BB/U dengan selisih rata-rata z-score 0,12. Simpulan : Tidak ada perbedaan status gizi balita berdasarkan berat badan menurut umur (BB/U) dengan nilai p=0,219 dan berat badan menurut tinggi badan (TB/U) dengan nilai p=0,506 antara sebelum dan sesudah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal. Ada perbedaan status gizi balita berdasarkan tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan nilai p=0,037 antara sebelum dan sesudah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo