DETAIL DOCUMENT
SENSITIVITAS INSTRUMEN SKRINING GIZI UNTUK MENDETEKSI MALNUTRISI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) di RUMAH SAKIT dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Riana Putri, Fina
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-10-24 05:19:50 
Abstract :
Skrining Gizi penting untuk mencegah malnutrisi pada pasien. Pasien dengan risiko mengalami malnutrisi salah satunya adalah pasien PPOK. Terdapat berbagai macam instrumen untuk mendeteksi malnutrisi salah satunya adalah skrining gizi. Tujuan : Mengetahui sensitivitas instrumen skrining gizi untuk mendeteksi malnutrisi pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di rumah sakit dr. Ario Warawan Salatiga Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 93 sampel dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga selama Oktober 2023 hingga Februari 2024 pada pasien yang menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Analisis data yang digunakan adalah sensitivitas dan spesivisitas. Hasil : Nilai sensitivitas skrining gizi berdasarkan IMBL yaitu instrument sensitivitas MUST lebih tinggi 100% dengan spesivisitas 0% dibandingankan MST yaitu 52% dengan spesivita 14.2% dan NRS-2002 yaitu 72% dengan spesivisitas 14.2%. Sedangkan MNA-SF memiliki nilai sensitivitas lebih tinggi 80% dibandingkan MNA yaitu 60% dengan nilai spesivisitas yang sama 75%. Simpulan : Skrining gizi MUST memiliki sensitivitas yang paling baik untuk skrining gizi pasien dewasa dan MNA-SF memiliki sensitivitas yang paling baik untuk skrining gizi pasien lanjut usia. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo