Abstract :
kentang hitam (coleus tuberosus) merupakan sumber
karbohidrat tinggi dan berbagai kandungan gizi penting lainnya. Kentang hitam
juga memiliki beberapa kandungan senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai
antioksidan. maka membuka peluang pemanfaatan kentang hitam yang dapat
dimanfaatkan secara maksimal, salah satunya dijadikan tepung kentang hitam
kemudian diolah menjadi produk cookies dan produk pangan lainnya sehingga
dapat mengurangi ketergantungan masyarakat dan industri terhadap tepung terigu
dengan menggunakan sumber pangan lokal.
Tujuan : Untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan zat gizi cookies
dengan penambahan tepung Kentang Hitam (Coleus Tuberosus)
Metode : Menggunakan desain eksperimental dengan 3 formulasi dengan
perbandingan tepung kentang hitam : tepung terigu. Formulasi 1= 80%:120%,
formulasi 2 = 90%:10%, dan formulasi 3= 100%:0%. Selanjutnya dilakukan uji
tingkat kesukaan kemudian hasil yang terbaik akan dilakukan uji kandungan zat
gizi pada produk cookies.
Hasil : Tingkat kesukaan formula 1 (80 % tepung kentang hitam : 20% tepung
terigu) sebesar 77,0 % urutan pertama pada uji tingkat kesukaan, formula 2 (90%
tepung kentang hitam :10% tepung terigu ) sebesar 59,5% urutan kedua, dan
formula 3 (100% tepung kentang hitam : 0% tepung terigu) sebesar 46,8% yang
paling tidak disukai/minor. Kandungan energi yang terdapat pada Cookies
kentang hitam sebesar 245 gram, protein 0,522 gram, lemak 22,68 gram,
karbohidrat 73,06 gram.
Simpulan : Formula 1 mendapatkan nilai tertinggi dan memiliki kandungan gizi
yang baik. F1 merupakan penilaian tingkat kesukaan paling tinggi sebesar 77,0 %
yang termasuk kedalam kategori cukup.