Abstract :
Snack bar merupakan makanan selingan yang dikonsumsi
antara waktu makan utama dalam sehari untuk membantu memenuhi kebutuhan
zat gizi, memiliki karakteristik yang padat dan terbuat dari kombinasi beberapa
bahan pangan yang digabung menjadi satu dengan bantuan perekat. Modifikasi
olahan snack bar yaitu dengan menggunakan bahan dasar tepung sukun dan
tepung kacang hijau yang bertujuan untuk meningkatkan kandungan protein.
Tujuan : Mendeskripsikan tingkat kesukaan dan kandungan gizi pada snack bar
berbahan dasar tepung sukun (Artocarpus Altilis) dan tepung kacang hijau (Vigna
Radiate L).
Metode: Penelitian eksperimental menggunakan 3 formulasi yaitu dengan
perbandingan tepung sukun : tepung kacang hijau F1 = 70%:30%, F2 =
60%:40%, dan F3 = 50%:50%. Uji tingkat kesukaan dilakukan pada 25 panelis
agak terlatih. Analisis uji tingkat kesukaan menggunakan uji deskriptif. Analisis
kandungan gizi berupa protein dengan mikro-kjehdal, lemak dengan metode
soxhlet, karbohidrat dengan method by difference, dan kadar air dengan
gravimetri.
Hasil : Formulasi snack bar dengan tingkat kesukaan tertinggi yaitu F2 dengan
hasil analisis deskriptif 72,6% menggunakan perbandingan tepung sukun 60% dan
tepung kacang hijau 40%. Kandungan gizi Snack bar per-100 gram yaitu energi
398,32 kkal, protein 11,37 gram, lemak 7,08 gram, karbohidrat 72,33 gram, dan
kadar air 6,6%.
Simpulan : Formulasi terbaik snack bar adalah F2 dengan komposisi tepung
sukun 60% dan tepung kacang hijau 40%. Kandungan energi snack bar dapat
memenuhi 7,95% kebutuhan energi harian orang dewasa.