Abstract :
Ikan kembung merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki
kandungan gizi cukup tinggi dan memiliki harga yang terjangkau, serta berpotensi
diolah menjadi abon untuk memperpanjang masa simpannya.
Tujuan: Untuk mengetahui mutu kimia dan mutu organoleptik dari abon ikan
kembung pada proses pan frying dan deep frying.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental pada abon ikan
kembung (Rastrelliger Sp). Abon diolah dengan 2 cara, pan frying dan deep
frying. Kemudian dilakukan uji mutu kimia (uji kadar air dan uji kadar abu) dan
uji mutu organoleptik (aroma, rasa, warna, dan tekstur) yang dilakukan oleh
panelis terlatih laboratorium terstandar. Uji kadar air menggunakan metode
gravimetri dan uji kadar abu menggunakan metode gravimetri.
Hasil: Uji mutu kimia kadar air pada abon ikan kembung dengan proses pan
frying dan deep frying lebih tinggi dari SNI, yaitu 31,8% dan 30,9%. Uji mutu
kadar abu pada abon ikan kembung dengan proses pan frying dan deep frying
sesuai dengan standar SNI, yaitu 4,67% dan 4,54%. Uji mutu organoleptik dari
abon ikan kembung dengan proses pan frying dan deep frying, sesuai dengan SNI
01-3707-1995.
Simpulan: Abon ikan kembung dengan proses deep frying lebih baik dan sesuai
dengan SNI 01-3707-1995 dibandingkan dengan proses pan frying.