Abstract :
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama
yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Desa Leyangan
Kecamatan Ungaran Timur, memiliki prevalensi hipertensi yang cukup tinggi
pada usia 45-54 tahun, di mana faktor gaya hidup seperti asupan lemak jenuh dan
rasio lingkar pinggang panggul (RLPP) diduga berperan signifikan.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara asupan lemak jenuh dan rasio lingkar
pinggang panggul dengan tekanan darah pada penduduk usia 45-54 tahun di Desa
Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah
sampel sebanyak 86 orang yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui
pengukuran tekanan darah, RLPP, serta wawancara menggunakan (SQ-FFQ)
untuk mengukur asupan lemak jenuh. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi
untuk melihat hubungan antara variabel-variabel penelitian.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
RLPP yang berisiko serta asupan lemak jenuh yang tinggi. Analisis bivariat
menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak jenuh
dengan tekanan darah yaitu 0,011 (p<0,05), sedangkan antara RLPP dengan
tekanan darah memiliki p value yaitu 0.869 (p>0,05) sehingga tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara RLPP dengan tekanan darah. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak jenuh dan
rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah pada usia 45-54 tahun di
Desa Leyangan. Intervensi untuk mengurangi asupan lemak jenuh dan
mengendalikan RLPP sangat diperlukan dalam upaya penurunan prevalensi
hipertensi di wilayah tersebut.