Abstract :
Latar Belakang: Prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia cenderung mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ketahun, Hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat dan tingkat kesibukan, sehingga meningkatkan risiko hipertensi. IMT yang berlebihan sangat berpengaruh dengan kejadian hipertensi, dimana pada IMT yang berlebih dapat memicu terjadinya faktor risiko hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan seseorang dengan IMT rentan normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan derajat hipertensi di Klinik Kurnia Medika Banyubiru.
Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling.
Hasil: Hasil uji statistik didapat nilai p = 0,000 < ? = 0,05 maka terdapat hubungan antara IMT dengan derajat hipertensi di Klinik Kurnia Medika Banyuiru. Nilai koefisien sebesar 0,693, artinya semakin besar IMT seseorang maka semakin besar juga kejadian hipertensi.
Simpulan: Ada hubungan antara ideks massa tubuh dengan derajat hipertensi di Klinik Kurnia Banyubiru. Disarankan untuk tetap menjaga IMT agar tetap normal yaitu 18,5-24,9.