Abstract :
Anemia adalah ketidakcukupan jumlah sel darah merah di
dalam darah yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan
eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat asupan zat besi
pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu,
mendeskripsikan kejadian anemia pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah
kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu dan menganalisis hubungan tingkat asupan zat
besi dengan kejadian anemia pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah kerja
UPT Puskesmas Puruk Cahu.
Metode: Desain penelitian ini adalah observational analitik dengan pendekatan
cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 86 remaja putri dengan teknik
pengambilan sampel yaitu non probability sampling. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden, semi quantitative food
frequency questionnaire (SQ-FFQ) dan pemeriksaan hemoglobin (Hb). Analisis
data meliputi analisis univariat dengan mendeksripsikan karakteristik dan analisis
bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test.
Hasil penelitian: Responden yang mengalami kejadian anemia sebanyak 50 n
(58,1%), sedangkan yang tidak mengalami kejadian anemia sebanyak 36 (41,9%).
Berdasarkan hasil uji analisis Fisher's Exact Test menunjukkan bahwa nilai P
sebesar 0,001 (?-value < 0,05), artinya terdapat hubungan bermakna antara tingkat
asupan zat besi dengan kejadian anemia pada siswi MTSN 1 Murung Raya di
Wilayah UPT Puskesmas Puruk Cahu. Responden yang memiliki tingkat asupan
zat besi kurang mempunyai risiko 6,921 lebih tinggi untuk mengalami kejadian
anemia dibandingkan responden yang memiliki tingkat asupan zat gizi cukup.
Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat asupan zat besi dengan kejadian anemia
pada siswi MTSN 1 Murung Raya di wilayah kerja UPT Puskesmas Puruk Cahu.