DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN DAN KUALITAS KONSUMSI PANGAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA BANSARI KECAMATAN BANSARI KABUPATEN TEMANGGUNG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
AUSHAF KAMILAH RIYADI, KHANSA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-10-25 00:42:15 
Abstract :
Latar Belakang : pola asuh pemberian makan mempengaruhi kebiasaan makan balita sehingga akan berpengaruh pada kualitas konsumsi pangan yang akan mempengaruhi kejadian stunting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh pemberian makan dan kualitas konsumsi pangan terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Bansari Kecamatan Bansari Kabupaten Temangggung. Metode : penelitian menggunakan desain cross sectional, dilakukan di Desa Bansari pada bulan Februari 2024 dengan sampel sebanyak 65 balita sesuai dengan kriteria inklusi. Data yang dikumpulkan adalah data antropometri, pola asuh pemberian makan, dan kualitas konsumsi pangan. Diperoleh dengan cara pengukuran dan wawancara menggunakan Parental Feeding Style Questionnaire, Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire, dan form Health Eating Index. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan ?=0,05. Hasil : prevalensi stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Bansari sebesar 38,5%. Balita yang mendapat pola asuh pemberian makan tipe otoriter sebanyak 46,2%, demokratis 15,4%, permisif 12,3%, dan pengabai 26,2%. Balita dengan kualitas konsumsi pangan buruk sebanyak 16,9%, kualitas konsumsi pangan perlu diperbaiki 78,5%, dan kualitas konsumsi pangan baik 4,6%. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh pemberian makan dengan kejadian stunting (p 0,008) dan tidak ada hubungan antara kualitas konsumsi pangan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Bansari (p 0,106). Simpulan : terdapat hubungan antara pola asuh pemberian makan dengan kejadian stunting dan tidak ada hubungan antara kualitas konsumsi pangan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Bansari. Kata Kunci : pola asuh pemberian makan, kualitas konsumsi pangan, stunting, balita 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo