Abstract :
Nugget merupakan makanan cepat saji yang memiliki tinggi protein
dan rendah serat, modifkasi nugget menggunakan bahan ikan betutu dan tempe gembus
dapat menjadikan produk yang tidak hanya mengandung tinggi protein akan tetepi juga
tinggi serat. Ikan betutu dan tempe gembus merupakan bahan makanan yang kurang
diminati oleh masyarakat, sehingga produk ini juga dapat meningkatkan pangan lokal
yang kurang diminati masyarakat menjadi pangan fungsional.
Tujuan : Mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan protein nugget ikan betutu
(oxyeleotris marmorata) dengan penambahan gembus.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimental, perlakuan berupa
pembuatan tiga formulasi yang berbeda dengan perbandingan berat daging ikan : berat
gembus yaitu F1 (70% : 30 %), F2 (50% : 50%), dan F3 (30% : 70%). Selanjutnya
dilakukan analisis uji hedonik dengan 26 panelis tidak terlatih. Formula yang memiliki
skor uji hedonik tertinggi dilakukan uji analisis protein menggunakan metode kjeldahl.
Hasil : Formula 1 memiliki rata-rata skor uji hedonik tertinggi yaitu sebesar 92% pada
parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur kemudian berdasarkan hasil rata-rata uji
protein yaitu sebesar 22% per 100 gram.
Simpulan : Formulasi 1 merupakan formulasi terbaik paling disukai dengan skor rata-
rata sebesar 92% dengan nilai kandungan protein per 100 gram sebesar 22% telah
memenuhi syarat mutu SNI 7758-2013.