Abstract :
Latar Belakang : Daya terima makanan dapat di lakukan dengan melihat sisa
makanan dan analisis sensorik pada produk makanan untuk mengukur tingkat kesukaan
terhadap makanan yaitu uji hedonic melalui rasa, aroma, warna tekstur, penampilan.
Tujuan Penelitian : hubungan daya terima siklus menu ke 5 makan siang lauk
nabati dan sayur pada pasien rawat inap di Rumah Sakit QIM Batang.
Metode : Penelitian ini bersifat observasional di bidang gizi institusi dengan
pendekatan cross-sectional yaitu penelitian mengidentifikasi variabel independen
terhadap variabel dependen pada waktu bersamaan
Hasil penelitian : Hasil diketahui bahwa gambaran sisa lauk nabati menu ke 5
makan siang memiliki sisa makan lauk bersisa serta hasil sisa sayur menu ke 5 makan
siang bersisa (>20%). Hasil uji hedonic lauk nabati menu ke 5 makan siang pada pasien
rawat inap diketahui pada variabel warna sebagian besar menyatakan suka, aroma
sebagian besar menyatakan suka serta rasa sebagian besar responden menyatakan suka.
Variabel tekstur sebagian besar responden menyatakan suka Hasil uji hedonic sayur menu
ke 5 makan siang diketahui bahwa untuk hasil uji hedonik lauk nabati pada variabel
warna sebagian besar menyatakan suka, aroma sebagian besar menyatakan suka serta
variabel rasa sebagian besar responden menyatakan biasa Variabel tekstur sebagian besar
responden menyatakan biasa. Hasil daya terima lauk nabati menu ke 5 makan siang pada
pasien rawat inap di Rumah Sakit QIM Batang diketahui sebagian besar memiliki sisa
lauk baik.
Simpulan: Gambaran daya terima dengan sisa lauk nabati menu ke 5 makan
siang daya terima dengan sisa sayur menu ke 5 makan siang pada pasien rawat inap di
Rumah Sakit QIM Batang sebagian besar baik.
Kata Kunci : daya terima siklus menu ke 5 makan siang lauk nabati dan sayur