Abstract :
Secto caesarea (SC) merupakan salah satu metode persalinan yang
dilakukan dengan melalui sayatan pada pada dinding perut dan rahim. Ada banyak
cara yang dapat dilakukan untuk mempercepat penyebuhan luka post SC, selain
dengan menggunakan obat-obatan, pemenuhan nutrisi pada pasien post SC juga
sangat penting, salah satunya yaitu dengan mengonsumsi makanan tinggi protein.
Protein sangat berperan pernting proses penyembuhan luka perineum
karena penggantian jaringan yang rusak akan sangat membutuhkan protein untuk
proses regenerasi sel baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
pemberian ikan gabus (Channa striata) terhadap kadar albumin pada pasien post
secto caesarea (SC). Penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain
two group pre test-post test design. Subjek dalam penelitian ini ialah pasien post
secto caesarea (SC) yang berjumlah 10 orang yang dibagi menjadi dua kelompok;
5 orang sebagai kelompok perlakuan, 5 orang sebagai kelompok kontrol. Data di
sajikan dalam tabel dan dianalisi secara dekriftif simpulan bahwasanya terdapat
perbedaan pada kadar albumin kelompok perlakuan, yaitu rata-rata kadar albumin
sebelum intervensi adalah 2,66 g/dl dan rerata kadar albumin setelah intervensi
ialah 2,94 g/dl, maka selisih rata-rata kadar albumin sebelum dan setelah
intervensi pada kelompok perlakuan adalah 0,28 (terdapat kenaikan sebesar
10,5%). Sedangkan rata-rata kadar albumin pada responden kelompok kontrol
sebelum intervensi adalah 2,72 g/dl dan rata-rata kadar albumin setelah intervensi
adalah 2,64 g/dl, maka selisih rata-rata kadar albumin sebelumnya dan sesudah
intervensi pada kelompok kontrol -0,08 (terdapat penurunan sebesar 2,9%), maka
dapat disimpulkan ada perbedaan pada kadar albumin sebelum dan sesudah
intervensi pada responden. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih
besar.