Abstract :
Latar Belakang: Prevalensi KEK pada WUS di Indonesia mencapai 20,6%. Risiko KEK dapat
identifikasi dengan melakukan pengukuran LILA. Hasil pengukuran LILA antara lengan bebas
baju dan lengan dengan baju mempengaruhi ketepatan diagnosis KEK.
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan antara hasil ukur LILA lengan bebas dari baju dengan
lengan baju pada wanita usia subur di Desa Ngempon Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.
Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini
adalah WUS usia 20-29 tahun yang berjumlah 409. Sampel dihitung menggunakan rumus
sampel penelitian dua populasi independent (mean), yaitu sebanyak 100 orang. Pengukuran
LILA diukur menggunakan metline. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed-
Rank.
Hasil: Hasil pengukuran LILA bebas baju dan dengan baju menunjukan perbedaan dimana
hasil ukur LILA dengan baju lebih besar 0,99 cm. Pengukuran dengan lengan baju cenderung
memberikan hasil yang lebih baik daripada pengukuran tanpa lengan baju. Perbedaan ini dapat
menyebabkan interpretasi yang salah. Terdapat perbedaan antara hasil ukur LILA lengan bebas
dari baju dengan lengan baju pada wanita usia subur di Desa Ngempon Kecamatan Bergas
Kabupaten Semarang (p=0,000).
Simpulan: Terdapat perbedaan antara hasil ukur LILA lengan bebas dari baju dengan lengan
baju pada wanita usia subur di Desa Ngempon Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.
Kata Kunci: LILA Lengan Bebas dari Baju, LILA dengan Lengan Baju