Abstract :
HIV AIDS sudah menjadi masalah darurat global yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Berdasarkan data kesehatan Kabupaten Pati pada tahun 2020 terdapat temuan AIDS sebanyak 103 kasus dan mengalami peningkatan di tahun 2021 yaitu dengan jumlah kasus temuan AIDS sebanyak 105 kasus. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kasus HIV AIDS dengan melakukan pencegahan melalui promosi kesehatan pada remaja untuk merubah sikap dan pengetahuan remaja terhadap penyakit ini dengan menggunakan media komik. Komik sebagai media utama yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan paling disukai remaja. Jenis penelitian ini berupa deskriptif kualitatif dengan metode pengembangan teori P process untuk membuat rancangan media komik dari tahap analisis situasi, analisis sasaran, desain strategi, sampai dengan tahap pengembangan dan uji coba. Pada tahap uji coba subjek penelitian adalah anak PPA PHILEA IO-0957 Juwana usia 12-14 tahun. Hasil tahap analisis situasi menggunakan literatur review menunjukkan pengetahuan pencegahan HIV AIDS pada usia remaja masih kurang dengan rata-rata presentase 70%, dan sikap pencegahan HIV AIDS masih kurang dengan rata-rata 70%. Hasil analisis kebutuhan terhadap target sasaran dengan literatur review menunjukkan bahwa minat baca pada remaja berkategori tinggi dengan rata-rata 70%, minat baca pada remaja dengan media komik dapat membantu dalam pembelajaran, media komik sangat diminati remaja jika memiliki karakteristik tokoh sebaya. Hasil uji ahli media dan ahli materi menyatakan bahwa media komik layak digunakan dalam pembelajaran dengan revisi sesuai saran. Hasil uji coba terbatas diketahui secara keseluruhan anak PPA PHILEA IO-0957 Juwana senang dan tertarik dengan komik, mereka paham dan jelas dengan materi yang disampaikan serta gambar yang digunakan sudah baik dan mudah dimengerti. Terbentuknya komik pencegahan HIV AIDS dengan judul JANGAN KUCILKAN MEREKA ini dapat dijadikan media pendidikan kesehatan.