DETAIL DOCUMENT
UJI MUTU DAN KANDUNGAN GIZI KUKIS TEPUNG UBI JALAR PUTIH (Ipomea Batatas Linneaus) DAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna Radiata L.)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Setyaningrum, Dewi
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-10-25 03:00:40 
Abstract :
Kukis merupakan cemilan popular yang biasanya dibuat dari tepung terigu. Penggunaan tepung terigu dapat digantikan oleh pangan local yaitu ubi jalar putih. Kabupaten Semarang merupakan salah satu penghasil ubi jalar putih yang dapat dijadikan substitusi karena kandungan karbohidrat dan serat yang tinggi. Meningkatkan kandungan gizi kukis, ditambahkan kacang hijau yang kaya protein. Produk kukis ini dikembangkan dan diuji mutu organoleptik serta dihitung kandungan gizinya. Tujuan: Untuk mengetahui mutu organoleptic, kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat pada kukis tepung ubi jalar putih dan tepung kacang hijau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Experimental Design. Perlakuan dilakukan dengan membuat kukis dengan subtitusi tepung ubi jalar putih dan tepung kacang hijau dengan F1 (60%:40%), F2 (50%;50%), F3 (40%:60%) kemudian dilakukan uji mutu organoleptic, dan menghitung kandungan gizi menggunakan TKPI. Hasil: Uji mutu organoleptik menunjukkan bahwa kukis paling renyah adalah Formulasi 1. Semua formula kukis memiliki aroma, rasa, dan warna normal. Kandungan gizi kukis dari tepung ubi jalar putih dan tepung kacang hijau berdasarkan TKPI adalah: F1 (energi 968,25 kkal, protein 18,01 gram, lemak 51,11 gram, karbohidrat 91,25 gram, 3,88 gram), F2 (energi 993,35 kkal, protein 13,85 gram, lemak 50,95 gram, karbohidrat 85,35 gram, 3,85 gram), F3 (energi 1.018,46 kkal, protein 22,09 gram, lemak 50,78 gram, karbohidrat 100,05 gram, 3,82 gram). Simpulan : Kukis dengan tekstur paling renyah adalah F1. Berdasarkan uji organoleptik, aroma, rasa, dan warna ketiga formula normal. Kukis dengan kandungan gizi paling tinggi adalah F3. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo