Abstract :
Latar Belakang : Kesehatan reproduksi merupakan masalah penting terutama di
kalangan remaja. Personal hygiene yang buruk pada area genetalia dapat menimbulkan
terjadinya penyakit kulit, keputihan, dan kanker servik. Setiap tahunnya sebanyak
8.000 wanita di Indonesia meninggal dunia karena menderita kanker serviks. Artinya
hampir tiap jam, seorang wanita Indonesia meninggal dunia karena digerogoti
kanker serviks. Untuk meminimalisir risiko timbulnya penyakit wajib memperhatikan
personal hygiene saat menstruasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk
mengetahui gambaran perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja SD
Negeri Kupang 01 Ambarawa.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 54 responden dengan metode total sampling.
Analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi dan narasi.
Hasil : Sebagian besar responden mengganti pembalut >3 kali sehari yaitu 88,9% (48
orang), Hampir seluruh responden mengganti celana dalam saat mengganti pembalut
yaitu 98,1% (53 orang) dan mengganti celana dalam saat terkena darah sebesar 96,3%
(52 orang), seluruh responden mandi saat menstruasi >2 kali sehari berjumlah 100,0%
(54 orang), separuh responden yang memiliki perilaku kurang dalam membasuh vagina
dari arah depan kebelakang yaitu 40,7% (22 orang).
Kesimpulan : Responden yang memiliki perilaku baik berjumlah 48,1% (26 orang),
responden yang memiliki perilaku cukup baik berjumlah 51,9% (28 orang).
Kata kunci : Personal Hygiene, Menstruasi, Remaja