DETAIL DOCUMENT
Identifikasi Potensi Bahaya Kerja Pada Peternak Sapi Di Desa Sumogawe
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Labib, Raid Fachri
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-11-11 01:59:01 
Abstract :
Latar Belakang: Kegiatan peternakan sapi penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, namun terdapat potensi bahaya terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Peternak sapi sering mengalami bahaya kecelakaan kerja seperti tertanduk, terinjak, terpeleset, tersayat saat kegiatan handling sapi, mencari rumput, mencampur pakan konsentrat, dan membersihkan kandang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja pada peternak sapi di Desa Sumogawe dalam kegiatan handling sapi, mencari rumput, mencampur pakan konsentrat, dan membersihkan kandang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peternak sapi di Desa Sumogawe, dengan sampel diambil secara acak sebanyak 35 orang. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner terstruktur yang mengukur berbagai potensi bahaya yang dihadapi peternak dalam aktivitas sehari-hari. Analisis data dilakukan menggunakan analisis distribusi frekuensi untuk mengetahui prevalensi bahaya yang dihadapi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak sapi di Desa Sumogawe menghadapi berbagai potensi bahaya kerja. Dalam handling sapi , bahaya tertanduk paling sering terjadi 57,14%, sedangkan bahaya terlilit tali paling jarang terjadi 62,86%. Saat mencari rumput, bahaya tersayat paling sering terjadi 60%, sedangkan bahaya tertusuk paling jarang terjadi 54,29%. Dalam mencampur pakan konsentrat, bahaya menghirup debu pakan paling sering terjadi 31,43% sering, sedangkan serangan sapi paling jarang terjadi 45,71%. Saat membersihkan kandang, bahaya terpeleset paling sering terjadi 48,57%, sedangkan bahaya keracunan gas paling jarang terjadi 42,86%. Upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran keselamatan kerja dapat mengurangi risiko bahaya kerja. Simpulan: Potensi bahaya yang teridentifikasi adalah bahaya tertanduk dan terlilit tali saat handling sapi , bahaya tersayat dan tertusuk saat mencari rumput, bahaya menghirup debu pakan dan serangan sapi saat mencampur pakan konsentrat, serta bahaya terpeleset dan keracunan gas saat membersihkan kandang. Penerapan langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran keselamatan kerja, peternak perlu meningkatkan penggunaan alat pelindung diri seperti: masker, pelindung mata, dan alas kaki yang sesuai, menjaga kebersihan area kerja, dan memastikan ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko dan dampak bahaya kerja pada peternak sapi di Desa Sumogawe. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo