Abstract :
Perencanaan merupakan sebuah proses operasional ketika
memilih jenis, jumlah dan harga perbekalan farmasi terkait kebutuhan dan
anggaran untuk menghindari ketidaksesuaian obat kosong dengan menggunakan
metode tepat. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran
perencanaan obat dengan menggunakan metode ABC-VEN di Instalasi Farmasi
Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Instrumen yang digunakan adalah berupa dokumen yang berisi data pemakaian
obat dari bulan Januari-Desember tahun 2022 serta pedoman wawancara. Data
Pemakaian obat kemudian dikelompokkan berdasarkan metode ABC-VEN.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan jumlah item obat yang
digunakan adalah 1981 dari bulan Januari-Desember tahun 2022. Berdasarkan
analisis ABC, 172 item obat masuk kategori A, 448 item obat masuk kategori B,
dan 1361 item obat masuk kategori C. Pengelompokkan obat berdasarkan anlisis
VEN, 491 obat masuk kategori V, 1348 item obat masuk ketegori E dan 142 item
obat masuk kategori obat N. Berdasarkan matriks analsis ABC-VEN obat yang
masuk kategori I terdiri dari 570 atau 28,77% item obat dengan total biaya
83,85%, obat kategori II terdiri dari 1287 atau 64,97% dengan total biaya 15,64%
dan obat kategori III terdiri dari 124 atau 6,26% item obat dengan total biaya
0,51%.
Kesimpulan : Dari 1981 item obat yang digunakan. Berdasarkan analisis ABC,
172 item obat masuk kategori A, 448 item obat masuk kategori B, dan 1361 item
obat masuk kategori C. Pengelompokkan obat berdasarkan anlisis VEN, 491 obat
masuk kategori V, 1348 item obat masuk kategori E dan 142 item obat masuk
kategori obat N. Berdasarkan matriks analisis ABC-VEN obat yang masuk
kategori I terdiri dari 570 atau 28,77% item obat dengan total biaya 83,85%, obat
kategori II terdiri dari 1287 atau 64,97% dengan total biaya 15,64% dan obat
kategori III terdiri dari 124 atau 6,26% item obat dengan total biaya 0,51%.