Abstract :
Kedawung (Parkia timoriana (DC.) Merr.) memiliki
kandungan metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, saponin. Nyamuk Aedes
aegypti merupakan vektor demam berdarah dengue dan memiliki peran terhadap
penularan penyakit tersebut di Indonesia. DBD merupakan penyakit infeksi yang
disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes
aegypti. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui daya larvasida
ekstrak etanol biji kedawung terhadap larva aedes aegypti.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian eksperimental yang
diawali ekstrasi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Larva
Aedes aegypti yang digunakan yaitu larva instar III. Parameter uji yang digunakan
yaitu statistik menggunakan uji non parametri Mann-Whitney.
Hasil : Hasil pengujian larvasida didapatkan rata-rata kematian larva Aedes
aegypti pada ekstrak etanol biji kedawung rata-rata kematian sebesar 95% dengan
9
pengamatan selama 24 jam dengan 3 kali replikasi. Kematian larva terendah
terdapat pada konsentrasi 0,6% sebesar 86,6%; 0,7% dan 0,8% sebesar 93,3% dan
kematian larva tertinggi pada konsentrasi 0,9% dan 1% dengan kematian rata-rata
100% dan didapatkan nilai LC 50 sebesar 0,49%.
Simpulan: Ekstrak biji kedawung memiliki efek larvasida terhadap larva Aedes
aegypti pada nilai LC 50 0,49%. Pengaruh konsentrasi terhadap larvasida ada
perbedaan yang signifikan P<0,05