Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pelaksanaan usaha pembibitan
sapi potong Kelompok Tani Mato Aie program Sarjana Membangun Desa (SMD). (2)
kendala yang dihadapi Kelompok Tani Mato Aie dalam menjalankan usaha
pembibitan sapi potong dan solusi pemecahannya. Penelitian ini menggunakan
metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder.
Analisis dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Peubah yang diamati adalah
karakteristik kelompok, karakteristik pendamping, alokasi dana bantuan, karakteristik
anggota penerima bantuan SMD, aspek teknis, performans reproduksi, aspek
ekonomi usaha pembibitan sapi potong serta kendala yang dihadapi dan solusi
pemecahannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kelompok
Tani Mato Aie, mendapatkan dana bantuan bulan Desember 2010, pendamping Reni
Revolinda, S.Pt, alokasi dana pembelian bibit sebesar 86,15% sarana penunjang
13,85%, umur peternak pada usia produktif, pekerjaan utama sebagai petani. Angka
kelahiran rendah 10%, nilai S/C 1.66 dengan calving interval selama 2 tahun dan
lamanya kawin kembali setelah beranak berkisar antara 5-8 bulan. Total pendapatan
sebesar Rp 191.250.000/tahun dan total pengeluaran Rp 122.250.000/tahun sehingga
penerimaan kelompok sebesar Rp 69.000.000/tahun atau Rp 5.750.000/bulan.
Kendala pada Kelompok Tani Mato Aie diantaranya, tugas dan fungsi sarjana
pendamping yang kurang optimal dalam membina kelompoknya. Manajemen
pemeliharaan ternak yang masih kurang oleh peternak sehingga diserahkan pada
peternak lain. Solusi dari kendala di atas adalah dengan mengoptimalkan kinerja,
tugas dan fungsi sarjana pendamping dalam mengelola kelompok binaannya serta
meningkatkan penerapan aspek teknis dalam panca usaha ternak. Pendamping dan
anggota kelompok agar bekerjasama menjalankan usaha kelompok dalam pembibitan
sapi potong dengan memperbanyak jumlah induk.
Kata Kunci : Analisa usaha, SMD, sapi potong.