DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN PROTON PUMP INHIBITOR TERHADAP PERBAIKAN KELUHAN DAN DERAJAT LESI MUKOSA LAMBUNG PADA PASIEN LOW RISK YANG MENGGUNAKAN OBAT ANTI INFLAMASI NON STEROID
Total View This Week0
Institusion
Universitas Andalas
Author
OZI, PURNA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2016-06-02 10:55:03 
Abstract :
Obat anti inflamasi non steroid (OAINS) merupakan sekelompok obat yang heterogen secara kimia, namun memiliki banyak persamaan dalam efek terapi maupun efek samping.1 Golongan obat ini menghambat proses peradangan, memiliki efek analgesik dan antipiretik serta menghambat proses agregasi trombosit.2,3 Kelompok obat ini pertama kali dilaporkan oleh Edmund Stone pada pertengahan abad ke-18 yang berkhasiat untuk mengobati demam. Pada tahun 1829 Leroux berhasil mengisolasi zat aktif tersebut menjadi salisin. Hidrolisis salisin menghasilkan glukosa dan salisilat alkohol yang selanjutnya dikonversi menjadi asam salisilat. Salisin pertama kali digunakan oleh MacIagan tahun 1874 untuk mengobati inflamasi pada demam rematik. Setelah terbukti mempunyai khasiat sebagai anti inflamasi, Felix Hoffman membuat derivat sintetik yaitu aspirin. Selanjutnya pada tahun 1963 ditemukan indometasin yang merupakan obat pertamakali untuk artritis rematoid. 3,4 
Institution Info

Universitas Andalas