Abstract :
Kelurahan Pasie Nan Tigo berada pada zona merah terhadap dampak bencana alam gempa bumi. Dampak bencana pada kelompok anak dipandang lebih mengkhawatirkan, sehingga perlindungan anak dikelompokkan dalam kategori rentan. Projected motion media merupakan media audiovisual yang menarik bagi anak-anak sehingga meningkatkan motivasi anak-anak dalam menerima pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi dalam meningkatkan kesiapsiagaan saat bencana terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan mitigasi bencana gempa bumi melalui projected motion media terhadap kesiapsiagaan anak usia sekolah. Desain penelitian ini pre-experimental design dengan pendekatan pre-test and post-test one group design terhadap 30 responden. Penyuluhan dilakukan menggunakan materi yang disertai dengan pemutaran video animasi bencana gempa bumi selama 20 menit. Pengumpulan data pada responden menggunakan instrumen kuesioner dari LIPI/UNESCO/ISDR. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan tingkat kesiapsiagaan sebelum diberikan intervensi yaitu hampir seluruh responden (86,7%) memiliki tingkat kesiapsiagaan rendah dan sesudah diberikan intervensi sebagian besar dari responden (73,3%) memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tinggi. Sehingga terdapat pengaruh penyuluhan mitigasi bencana gempa bumi melalui projected motion media terhadap kesiapsiagaan anak usia sekolah (p=0,000). Kesiapsiagaan anak usia sekolah terhadap bencana dapat ditingkatkan terutama bagi pihak puskesmas agar mengoptimalkan penyuluhan menggunakan media yang lebih menarik dengan cakupan yang lebih luas.
Kata kunci : Anak Usia Sekolah, Gempa Bumi, Projected Motion Media
Daftar pustaka : 30 (2011-2020)