Abstract :
ABSTRAK
Kader Siaga Bencana baru dibentuk oleh mahasiswa Keperawatan Bencana dari Universitas Andalas sehingga kader belum mempunyai pengalaman dibidang kebencanaan dan masih minim pengetahuan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu cara dalam meningkatkan pengetahuan kader. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami terhadap pengetahuan kader siaga bencana di Pasie Nan Tigo. Desain penelitian adalah pre-experimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah kader siaga bencana dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang yang menggunakan tehnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan tentang bencana gempa bumi dan tsunami. Analisa univariat ditampilkan berupa deskriptif yang dilaporkan dalam bentuk mean, median atau modus dan bivariat dengan menggunakan uji t-test dependent / paired t test. Hasil penelitian didapatkan peningkatan pengetahuan kader dari 34,88 % menjadi 59,50%. Terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kader (p- value = 0,000). Diharapkan kader siaga bencana mampu berpartisipasi dalam hal kebencanaan jika suatu saat diperlukan baik dari kelurahan maupun dari BNPB.
Kata Kunci : Kesiapsiagaan, gempa bumi, tsunami, kader siaga bencana Daftar Pustaka : 43 (2009-2020)