Abstract :
Kesiapsiagaan merupakan upaya yang dilakukan untuk menghadapi
situasi darurat saat menghadapi bencana. Salah satu upaya yang dapat di
lakukan dengan melakukan edukasi, agar terlaksana secara efektif perlu
adanya partisipasi remaja sehingga diharapkan dapat meningkatan
kapasitas individu terhadap ancaman kematian akibat bencana. Penelitian
ini berfokus pada partisipasi remaja dalam edukasi kesiapsiagaan bencana
yang diadakan di RW 14 Kelurahan Pasie Nan Tigo. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui partisipasi remaja dan mengetahui faktor
pendukung dan faktor penghambat remaja berpartisipasi pada edukasi
kesiapsiagaan bencana. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif
kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan dari
wawancara dan dokumentasi yang dilakukan kepada 4 remaja yang hadir
dan 3 remaja yang tidak hadir pada kegiatan kesiapsiagaan bencana.
Hasil penelitian menunjukan dari 7 partisipan dengan 3 tema utama
menunjukkan bahwa faktor pendukung partisipasi remaja adalah
menambah ilmu, menambah wawasan, menambah teman, keinginan
dapat makanan, beberapa partisipan menyatakan ada ikut berpartisipasi
aktif selama kegiatan faktor penghambat patisipasi remaja seperti rasa
malas, masalah ekonomi yang lebih dipentingkan serta ada beberapa
partisipan yang menganggap edukasi penting dilakukan dan ada yang
tidak Hasil penelitian ini merekomendasikan tokoh masyarakat agar bisa
melibatkan remaja dalam kegiatan sosialsisasi ataupun pertemuan
lainnya dan diharapkan remaja dapat membentuk kader siaga bencana
untuk berbagi informasi