Abstract :
Paru-paru merupakan salah satu organ respirasi pada manusia yang sangat penting dan terletak didalam tulang rusuk. Paru-paru mempunyai tugas yang sangat penting, karena itu akan sangat berbahaya apabila menghirup udara yang tercemar dan memiliki virus penyakit yang akan menempel pada paru-paru saat proses dilakukannya pertukaran Oksigen dengan Karbon Dioksida. Untuk mengetahui penyakit paru yang diderita, maka dilakukanlah sebuah penegakan untuk diagnosis penyakit paru. Penegakan diagnosis paru dilakukan dengan cara anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang. Anamnesis merupakan sekumpulan pertanyaan yang dilakukan untuk wawancara terhadap pasien yang sedang menyampaikan keluhan kepada dokter. Pada tahap penegakan anamnesis ini dapat memakan waktu yang cukup lama karena diperlukannya data serta riwayat kesehatan dari pasien. Maka dari itu dikembangkan sistem pakar diagnosis penyakit pada paru ? paru menggunakan kombinasi metode Case Based Reasoning dan Certainty Factor yang memiliki nilai 29.6% berdasarkan analisa sistem yang diperuntukan hasil dugaan dengan hasil akhir diagnosa dokter yang mencakup seluruh proses penegakan.