Abstract :
PEMANFAATAN EKSTRAK BAWANG MERAH SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEBU BUD SET
VARIETAS VMC 86-550
Dwi Nur Alviani
Program Studi Produksi Tanaman Perkebunan
Jurusan Produksi Pertanian
ABSTRAK
Tebu (Saccharum officinarum L.) salah satu tanaman perkebunan yang merupakan jenis rerumputan dan dibudidayakan sebagai penghasil gula. Kebutuhan gula setiap harinya meningkat karena jumlah penduduk yang terus bertambah dan mengakibatkan meningkatnya jumlah konsumsi gula. penggunaan bahan tanam bud set diharapkan mampu tumbuh dengan optimal, tetapi dengan cara ini terkendala dengan sulitnya pembentukan akar, jumlah anakan yang tumbuh sedikit, dan tunas tumbuh tidak seragam, untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan bantuan tambahan zat pengatur tumbuh (ZPT) dengan menggunakan ZPT alami diharapkan dapat membuat pertumbuhan bibit tebu . Tanaman bawang merah terdapat kandungan Tiamin dan Vitamin B1 yang dapat berpengaruh terhadap sistem perakaran tanaman dan juga perkembangan tanaman. Dalam bawang merah juga mengandung auksin yang dapat membantu dalam perumbuhan tanaman, pembesaran, pemanjangan serta mempengaruhi metabolisme. Sehingga dapat digunakan sebagai zat pengatur tumbuh alami tanaman. VMC merupakan varietas baru unggulan yang diharapkan mampu menghasilkan tanaman unggul. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan Antirogo, Sumbersari Jember pada bulan Maret-Juni 2020. Bertujuan untuk mengetahui manfaat dari ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan bibit tebu bud set. Kegiatan ini menggunakan perhitungan uji t-test dengan 2 perlakuan kontrol dan perlakuan. Hasil kegiatan ini menunjukkan berbeda sangat nyata pada parameter tinggi batang dan berbeda nyata pada parameter panjang akar, berat basah dan kering akar serta berbeda tidak nyata pada parameter jumlah daun.
Kata Kunci: Bud Set, Ekstrak Bawang Merah, VMC 86-550